Haii, selamat malam, malam diiringi rintik hujan kenangan. Aku masih dengan hati yang sama. Hati yang tlah mati untuk yang lain, namun tidak untukmu.
Boleh aku bercerita sedikit saja ? Sedikit memberitahumu tentang hati yang tlah lama tergores olehnya. Bukan kamu, iya bukan kamu yang menikam. Temanmu, teman dekatmu. Tapi kamu yang membiarkannya menganga, Bung. Iya kamu selalu diam beronggang-onggang kaki, sedangkan di sini sedang ada hati yang tergores. Kemana kamu Bung ? Kemana ? Apa lantas ini yang kau sebut cinta dan sayang ?
Temanmu, iya satu dari teman dekatmu kerap kali menyakitiku. Tidak satu atau dua kali. Mungkin sudah ratusan kali ia menikam hati ini dengan pisaunya. Sakit memang, tapi aku bisa apa ? Kaupun tak pernah membelaku, setidaknya memberi hatiku obat sedikit saja untuk mengurangi sakit.
Kamu tahu tentu, tak mungkin kamu tak tahu. Kebohongan publik kalau kau bilang kau tak tahu apapun tentang hatiku yang semakin lama semakin ingin menyerah. Sampai kapan bung kau biarkan lukaku menganga seperti ini. Aku tak memintamu untuk kembali menjadi malaikat penolongku setiap saat. Tapi tolonglah untuk menyembuhkan luka ini sebentar saja.
Akupun tak ingin menyita banyak waktumu, karena saat ini pun aku tak ingin meluangkan banyak waktu untukmu. Apa kau sama dengan mereka ? Mereka yang menganggapku trauma. Iya aku trauma bung, trauma dengan semua hal tentangmu. Akupun tak kuasa membuka dan menghidupkan hatiku kembali dengan cinta yang baru. Aku tak bisa.
Kau bilang aku lebay ? Kau bilang aku berlebihan ? Terserah. Apapun yang kau kata, aku tak peduli.
Asal kau tahu Bung. Temanmu, iya sekali lagi teman dekatmu yang kerap kali menyebutmu partner. Itu menyakitkan Bung. Ia selalu saja mengungkit cerita tentangmu, di saat aku ada di dekatnya. Apa kau ingat aku sangat tidak menyukai tahu tentangmu dari orang lain ? Tentu saja kau ingat. Iya inilah sekarang yang kurasakan. Aku terus-terusan mendengar ceritamu dari orang lain, kerap kali darinya yang mungkin dengan sengaja menceritakannya. Aku rasa kau bisa merasakan selebar apa luka yang ia goreskan Bung.
Tolong sedikit saja sembuhkan luka ini kalau memang kau belum bisa kembali untuk saat ini. Luka ini menganga terlalu lama Bung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar